![]() |
Entah saya tidak tahu kata-kata "sekapur sirih" ini masih ngetrend
dipakai untuk jaman sekarang ini. Mungkin orang-orang lebih memilih "hot
chocolate for you" atau "sepatah kata" dan mungkin "kata sambutan"
sebagai judulnya. Tapi bagaimanapun, "Sekapur Sirih" ini saya pilih
karena mungkin kalimat inilah yang merepresentasikan apresiasi saya
kepada pengunjung blog ini yang sedia meluangkan waktunya membaca
corat-coretan saya.
Istilah sekapur sirih berasal dari istilah melayu yang artinya kalimat
sambutan singkat. Konon katanya istilah sekapur sirih ini dipakai untuk
menunjukan putihnya hati ketika menyambut tamu ataupun pembuka suatu
pertemuan. Di Jambi dan bahkan di negara Jiran (Malaysia) sekalipun,
tarian sekapur sirih wajib dipertontonkan dalam menyambut tamu agung.
Bagi saya, anda semua pembaca blog saya ini adalah tamu agung. Bersedia
mampir, membaca, tertawa, dan bahkan mengerutkan dahi di depan layar
monitor ataupun layar gadget anda semua.
Maka inilah persembahan dari
hati putih saya untuk anda, semua ide dan gagasan, curahan hati dan
unek-unek kehidupan.
Blog ini tidak akan jadi dan tampil seperti ini tanpa budi baik serta
sentuhan artistik jari-jari halus yang sabar, tekun tanpa jemu, penuh
ceria dan … tentunya akan dikenang selama blog ini exist di dunia maya.
Sesungguhnya
blog ini tidak terlepas dari berbagai kekurangan, dan jauh dari
kesempurnaan. Oleh karenanya, kritik dan saran yang bersifat konstruktif
dari para pembaca sangat saya harapakan guna penyempurnaan berikutnya.
Thanks a lot for everything and may God always bless you for ever and ever ….
